Tak Perlu ke Singapura Lagi

muzio

Ilustrasi: technotalks.com

Muzio hadir untuk memuaskan kebutuhan gaya hidup orang kaya. Produk-produk multimedianya berkelas premium dilengkapi garansi asli dan asuransi gratis.

Oleh Sigit Kurniawan

PASAR MULTIMEDIA tidak pernah berjalan mundur. Teknologi pun semakin memanjakan konsumen. Sementara pasar di kelas premium kian menjanjikan. Ceruk pasar yang memburu produk-produk berteknologi tinggi, mahal, dan eksklusif memang kian berkembang. Tengok saja, selama ini cukup banyak konsumen Indonesia yang gemar memburu barang-barang high-end ke luar negeri.

Melihat potensi pasar itulah, Muzio hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat kelas atas. Terutama kebutuhan gaya hidup konsumen modern akan teknologi mutakhir. “Muzio adalah sebuah multimedia lifestyle center yang mengusung pengalaman berbelanja secara revolusioner akan produk-produk multimedia kelas premium dengan fasilitas total peace of mind,” kata Jeffrine Kesuma, Direktur PT Muzio Multimedia. Read more »

Kedainya Mengalir Sampai Jauh

bengawan2

Ilustrasi: cikopi.wordpress

Dengan mengusung bendera lokal, Bengawan Solo Coffee nekat “bertempur” di bisnis kopi yang ramai dengan merek-merek asing. Kini, sudah ada permintaan waralaba dari mancanegara. Seperti apa sepak terjangnya?

Oleh Sigit Kurniawan

BISNIS KOPI  kian marak. Di berbagai sudut jalan di kota besar terserak kedai-kedai kopi dengan beragam merek. Baik merek lokal maupun internasional. Eksistensi kopi seolah abadi. Di setiap peradaban, kopi selalu ada.

Di tengah bisingnya bisnis kopi itulah, Ipeng Widjodjo memberanikan diri memutar roda bisnis dengan bendera Bengawan Solo Coffee pada 18 Mei 2003. “Secara tidak sengaja, kami hadir satu tahun satu hari setelah kedai Starbucks dibuka pertama kali di Indonesia,” katanya. Read more »

Teknologi Aseptic dan Riset Konsumen

tetra-pak-packaging

Ilustrasi: ecomail

 

Oleh Sigit Kurniawan

Kalau ditanya seputar kemasan consumer goods, Tetra Pak adalah ahlinya. Lihat saja, nama itu sering tercantum dalam produk makanan dan minuman kemasan di Tanah Air. Lahan bisnis perusahaan ini memang fast moving consumer goods. Khususnya, minuman dan makanan dalam format cair (liquid) seperti susu, teh, aneka jus, puding, dan santan.

 

Asal tahu saja, perusahaan global yang berbasis di Swedia ini sudah merambah lebih 165 negara. Di Indonesia, Tetra Pak yang mulai beroperasi sejak 1976 merupakan perusahaan dengan konsep B to B. “Klien pertama kami adalah PT Ultrajaya. Pada waktu itu, Ultrajaya memperkenalkan susu UHT dalam kemasan Tetra Pak untuk pertama kalinya,” kata Robert Tumiwa, Commercial Director  PT  Tetra Pak Indonesia. Read more »

Sentuhlah Pengalaman Pelanggan!

tornado4

Ilustrasi: detik.com

Ancol sukses mendulang fulus dari sektor rekreasi dan properti. Strategi experiential marketing menjadi kuncinya.

Oleh Sigit Kurniawan

BISNIS ANCOL semakin kinclong. Sentuhan pengalaman pelanggan menjadi kunci suksesnya selama ini. Hal ini berlaku di semua sektor bisnisnya baik itu rekreasi, resor, maupun properti atau real estate. “Dengan paduan sisi rekreasi dan properti, kami mengoptimalkan peran experiential marketing bagi para customer,” kata YJ Harwanto, Kepala Departemen Corporate Plan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Bidang rekreasi yang mereka kelola meliputi kawasan pantai, taman bertema (theme parks), Dunia Fantasi, Altlantis Water Adventure, Samudra, dan wisata kuliner di tepi pantai. “Menjual jasa di bidang rekreasi bagi kami jauh lebih sulit ketimbang menjual consumer products. Jasa rekreasi itu jualan yang tidak tampak. Pelanggan tidak membawa pulang apa-apa kecuali kesan dan kenangan,” paparnya. Read more »

Menerobos Pasar Asean dan Afrika

dexa

Ilustrasi: dechachare

Dengan dukungan teknologi, Dexa Medica mampu menembus pasar international. Apa saja kiatnya?

Oleh Sigit Kurniawan

TAK MUDAH memasarkan produk di panggung bisnis internasional. Kecuali jika sudah mempunyai peranti marketing, nilai-nilai produk, dan brand equity yang kuat. Begitu pulalah Dexa Medica yang berhasil menembus pasar internasional berkat jurus-jurus marketingnya.  “Kami memakai pendekatan value chain yang ada. Dengan ini, kami membangun kekuatan di empat area, yakni: research and development, regulatory system, manufacturing, dan markerting-sales,” cetus Erwin Trenggono, Director-Overseas Business Unit PT Dexa Medica. Read more »

“Rosa-rosa” Ala Sido Muncul

kukubima_energy_drink2

ilustrasi: haryadhaagustian

Sido Muncul berhasil men-drive pasar jamu tradisional. Konsistensi dalam mengedukasi pasar dan marketing campaign yang jitu menjadi kuncinya.

Oleh Sigit Kurniawan

KIAN HARI  Sido Muncul, pemain besar dalam industri jamu, tampak semakin percaya diri. Apalagi dengan diresmikannya pabrik baru Tolak Angin di Jawa Tengah oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 9 Agustus lalu, Sido Muncul melihat industri jamu tradisional di Tanah Air semakin diakui. Read more »

Acuannya Daya Beli Pasar

logotempooke

Ilustrasi: detikfinance.com

Tempo Scan menetapkan harga Bodrex sedemikian rupa agar dapat berkompetisi dengan pesaing. Target konsumen dan daya beli pasar menjadi acuan utama.

Oleh Sigit Kurniawan

OBAT-OBAT yang tergolong over the counter (OTC) sudah jamak beredar di tengah pasar. Mereka berlomba-lomba menyatakan diri sebagai obat yang paling mujarab. Sementara itu, pasar pun menyambut kehadiran obat-obat ini dengan antusias. Selain karena harganya terjangkau, juga lantaran keinginan untuk lekas sembuh. Read more »

Semua Serba “3″

3-card

Ilustrasi: blog.tempointeraktif

Pemain baru ini merangsek pasar seluler Indonesia dengan gebrakan tarif murah dan angka keramatnya. Namun, strategi ini perlu disertai dengan fasilitas jaringan yang baik.

Oleh Sigit Kurniawan

PANGGUNG BISNIS seluler sedang digebrak oleh pemain baru. Sejak Maret 2007, merek 3 (baca Tri) resmi memasuki pasar Indonesia. Operator seluler yang dimiliki oleh Hutchison Charoen Pokphand Telecommunication (HCPT) Indonesia ini hadir dengan promosi tarif yang menggiurkan. Papan reklamenya merebak di berbagai jalan perkotaan. Ditambah lagi dengan promosi above the line lewat televisi: beli pulsa, dapat tiga kali lipatnya. Read more »

Demi Pelanggan, Buka Akhir Pekan

bca

Ilustrasi: fickforlife.blogspot.com

Di ultahnya yang ke-50, BCA membuat sejumlah gebrakan. Satu di antaranya menggelar program weekend banking. Apakah kompensasi untuk pelanggan yang sering antri?

Oleh Sigit Kurniawan

SEKARANG, para nasabah bank BCA patut bergembira. Mulai 3 Maret 2007, BCA merilis program weekend banking. Bank yang semula hanya buka pada hari-hari kerja (weekdays) ini, sekarang juga buka pada akhir pekan. Dengan demikian, para nasabah tidak perlu menunggu untuk mentransfer uang, melakukan penarikan, membuka rekening baru, dan sebagainya, pada hari-hari kerja. Read more »

Bisnis “Sekolah Rumah” Hughes

hughes

Sumber: tempointeraktif.com

Artis Dewi Hughes membesut bisnis homeschooling. Apa yang dia tawarkan?

Oleh Sigit Kurniawan

MASALAH PENDIDIKAN  di negeri ini seolah tidak pernah selesai. Tentu saja yang paling kena dampaknya adalah anak-anak didik. Sekolah kerap membebani siswa dengan banyak hal. Mulai dari kurikulum padat, uang sekolah, kualitas guru, sampai situasi belajar yang tidak nyaman. Belum lagi tidak nyambungnya antara sekolah dengan dunia pekerjaan.

Paling memprihatinkan jika sekolah hanya menjadi ajang indoktrinasi kekuasaan dan transfer pengetahuan kepada murid. Pendidikan yang bertujuan semakin memanusiakan anak didik justru jadi “jauh api dari panggang”. Tak heran jika Ivan Illich mengatakan school is dead. Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.